Kusadari
Kesalahan ini
Yang membuat segalanya
Gelap jadinya
Oh... oo... kasihku
Kuharap kau mau
Memaafkan menerima pengakuanku
Jangan kau diam lagi
Ku tak sanggup menahan
Bicaralah kau sayang
Jiwa ini tak tenang
Cinta jangan kau pergi
Tinggalkan diriku sendiri
Cinta jangan kau lari
Apalah arti hidup ini
Tanpa cinta dan kasih... sayang
Popularized by
Sheila Majid
Wednesday, July 15, 2009
Tuesday, July 07, 2009
on another's sorrow
Can I see another's woe,
And not be in sorrow too?
Can I see another's grief,
And not seek for kind relief?
Can I see a falling tear,
And nit feel my sorrow's share?
Can a father see his child
Weep, nor be with sorrow fill'd?
Can a mother sit and hear
An infant groan, an infant fear?
No, no, never can it be,
Never, never can it be!
And can he who smiles on all
Hear the wren with sorrows small,
Hear the small bird's grief and care,
Hear the woes that infant bear,
And not sit beside the nest,
Pouring pity in their breast;
And not sit the cradle near,
Weeping tear on infant's tear;
And not sit both night and day,
Wiping all our tears awa?
O, no, never can it be,
Never, never can it be!
He doth give his joy to all;
He becomes an infant smalll;
He becomes a man of woe;
He doth feel the sorrow too.
Think not thou canst sigh a sigh
And thy maker is not by;
Think not thou canst weep a tear
And thy maker is not near.
O, he gives to us his joy
That our grief he may destroy;
Till our grief is fled and gone
He doth sit by us and moan.
By William Blake
And not be in sorrow too?
Can I see another's grief,
And not seek for kind relief?
Can I see a falling tear,
And nit feel my sorrow's share?
Can a father see his child
Weep, nor be with sorrow fill'd?
Can a mother sit and hear
An infant groan, an infant fear?
No, no, never can it be,
Never, never can it be!
And can he who smiles on all
Hear the wren with sorrows small,
Hear the small bird's grief and care,
Hear the woes that infant bear,
And not sit beside the nest,
Pouring pity in their breast;
And not sit the cradle near,
Weeping tear on infant's tear;
And not sit both night and day,
Wiping all our tears awa?
O, no, never can it be,
Never, never can it be!
He doth give his joy to all;
He becomes an infant smalll;
He becomes a man of woe;
He doth feel the sorrow too.
Think not thou canst sigh a sigh
And thy maker is not by;
Think not thou canst weep a tear
And thy maker is not near.
O, he gives to us his joy
That our grief he may destroy;
Till our grief is fled and gone
He doth sit by us and moan.
By William Blake
Sunday, July 05, 2009
stop!!
Saya melihat..
Gerak langkahnya..
Saya mendengar..
Lantang suaranya..
Stop!!
Cukup..
Buktikanlah..
Bosan saya dengan kata..
Jakarta,18 juni 2009
23.14
Gerak langkahnya..
Saya mendengar..
Lantang suaranya..
Stop!!
Cukup..
Buktikanlah..
Bosan saya dengan kata..
Jakarta,18 juni 2009
23.14
Friday, June 19, 2009
suara hati 2
Tak ingin ku berucap..
Tak ingin ku akan keramaian..
Tak ingin ku tebarkan tawa semu..
Biarkan aku saat ini..
Dengan kesendirianku..
Dalam keheningan suara..
Menikmati malam ku di sini..
Biarkan saja riuh suara..
Menggema di sana..
Biarkan kebahagiaan..
Menyelimuti jiwa-jiwa mereka..
Biarkan aku di sini..
Memeluk jiwa ini..
Mendamaikan hati nan gundah..
Menyenandungkan lagu yang ku gubah..
Hanya untukmu..
Jakarta, 19 Juni 2009
20.45
Tak ingin ku akan keramaian..
Tak ingin ku tebarkan tawa semu..
Biarkan aku saat ini..
Dengan kesendirianku..
Dalam keheningan suara..
Menikmati malam ku di sini..
Biarkan saja riuh suara..
Menggema di sana..
Biarkan kebahagiaan..
Menyelimuti jiwa-jiwa mereka..
Biarkan aku di sini..
Memeluk jiwa ini..
Mendamaikan hati nan gundah..
Menyenandungkan lagu yang ku gubah..
Hanya untukmu..
Jakarta, 19 Juni 2009
20.45
Tuesday, June 16, 2009
waktu berjalan tanpa henti
Waktu berjalan tanpa henti..
Namun diri ini terhenti..
Enggan melangkah melewati hari..
Namun harus ku lakukan..
Tertatih diri ini berjalan..
Tak jarang tersungkur..
Hingga lebam di sekujur..
Waktu berjalan tanpa henti..
Tak hendak menanti..
Jiwa yang letih ini..
Jakarta,16 juni 2009
23:53
Namun diri ini terhenti..
Enggan melangkah melewati hari..
Namun harus ku lakukan..
Tertatih diri ini berjalan..
Tak jarang tersungkur..
Hingga lebam di sekujur..
Waktu berjalan tanpa henti..
Tak hendak menanti..
Jiwa yang letih ini..
Jakarta,16 juni 2009
23:53
Thursday, May 28, 2009
terima kasih Tuhan
Tuhan..
aku adalah kecil dimata-Mu..
tapi engkau tetap melihat-Ku..
dengan senyum lembut-Mu..
Engkau sapa aku..
Tuhan..
tak pernah lelah Kau bimbing aku..
sabar-Mu atas polah ku..
hingga kembali sadar ku..
menapak di jalan-Mu..
Tuhan..
syukur ku panjatkan..
karena cinta kasih yang Kau berikan..
karena takdir yang Kau tuliskan..
memaknai indah hidup yang Kau anugrahkan..
terima kasih Tuhan..
Jakarta, 27 mei 2009
22.57
suara hati 1
ku tak mengerti
mengapa semakin hari
smakin dalam perasaan ini terpatri
ku sadari bila
kita tlah lama tak bersua
menumbuhkan rindu di relung jiwa
ku ingin bertemu denganmu
mendengar canda tawamu
mendengar merdu nyanyianmu
asa ku tak akan pudar
walau waktu berhenti berputar
jakarta, 26 mei 2009
23.53
entah sampai kapan
entah sampai kapan
dalam diam ku bersedih..
dalam sepi ku merintih..
mendung di hati bertahan..
membawa titik-titik hujan..
entah sampai kapan
akan kah kau mengerti??
akan kah kau sadari??
pilu hati ini..
perasaan yang ada selama ini..
entah sampai kapan..
jakarta, 12 mei 2009
21.49
Subscribe to:
Posts (Atom)